Selasa, 08 Februari 2011

Tugas Proposal

NAMA: ZAKARIA L SAHA
NIM : 244310003

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Pada era persaingan bebas dimana persaingan antara negara-negara di dunia semakin ketat khususnya di dunia pelayaran, maka untuk dapat bertahan dan memenangkan persaingan dituntut adanya daya saing, produktivitas dan mutu yang bagus dari semua sumber daya yang dimiliki oleh negara dan perusahaan pelayaran yang tumbuh di dalamnya, khususnya sumber daya manusia yang berilmu pengetahuan. Sumber daya manusia dalam hal ini awak kapal merupakan faktor utama dan harta yang tidak ternilai bagi kelangsungan hidup suatu perusahaan pelayaran karena kelangsungan jalannya suatu perusahaan sangat tergantung oleh sumber daya manusia yang unggul dan bermutu tinggi yang dimilikinya.
Bagi perusahaan pelayaran, manusia sebagai awak kapal merupakan suatu asset yang berharga, karena manusia dikaruniai Tuhan Yang Maha Esa, rasa dan karsa sehingga mempunyai daya pikir, analisis dan kreativitas untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengaktualisasikan, dan mengontrol segala sesuatu sesuai dengan fungsinya dalam manajemen. Perusahaan dapat berkembang dengan optimal dengan selalu melakukan perbaikan dan pengembangan secara efektif dan efisien dalam segala hal untuk mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan di era persaingan bebas.
Menggerakkan dan mengendalikan manusia agar mau bekerja sesuai dengan harapan perusahaan tidaklah pekerjaan yang mudah karena manusia adalah mahluk yang bermartabat, mempunyai perasaan, cita-cita, keinginan dan harapan. Jalan yang ditempuh perusahaan untuk mengatur manusia agar mau bekerja dengan harapan perusahaan melalui disiplin awak kapal.
Adapun disiplin pada hakikatnya mencerminkan besarnya tanggung jawab seseorang terhadap tugas-tugas yang diberikan kepadanya. Disiplin kerja diartikan jika awak kapal selalu datang dan pulang tepat pada waktunya, mengerjakan semua pekerjaannya dengan baik dan tepat waktu, melaksanakan perintah atasan, dan mematuhi semua peraturan perusahaan dan norma-norma yang berlaku. Disiplin kerja yang tinggi akan meningkatkan produktivitas seorang awak kapal. Jika perusahaan pelayaran memiliki awak kapal yang mempunyai disiplin kerja tinggi tetapi tidak menunjukkan produktivitas yang baik maka teknologi maju yang dimiliki perusahaan tidak akan menghasilkan produk yang bermutu secara optimal. Perusahaan menginginkan tenaga kerja yang berkualitas dan produktif sehingga perusahaan dapat maju dengan pesat dan mampu bersaing pada era persaingan bebas.
Perusahaan melakukan beberapa langkah untuk meningkatkan produktivitas, salah satu langkah yang diambil perusahaan yaitu dengan program pelatihan awak kapal secara berkesinambungan seperti In House Training Program dan On Board Trainning Program. Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan teknis, teoritis konseptual dan moral awak kapal agar produktivitas menjadi baik dan mencapai hasil yang optimal. Untuk menindaklanjuti program pelatihan tersebut, perusahaan mengadakan penilaian terhadap produktivitas kerja awak kapal apakah produktivitas yang dicapai oleh seorang karyawan memenuhi standar perusahaan dengan adanya Shipboard Appraisal Report dari kapal ke kantor secara berkala setiap enam bulan. Dengan adanya penilaian kerja tersebut, tidak menutup kemungkinan awak kapal tersebut akan dipromosikan atau atas balas jasanya dinaikkan atau diberhentikan yang tujuannya untuk mendorong awak kapal lebih giat dalam bekerja sehingga dapat memenuhi kebutuhannya.
Dalam era globalisasi untuk menghadapi persaingan bebas yang semakin ketat dituntut disiplin awak kapal untuk meningkatkan produktivitas secara optimal, maksudnya setiap sumber daya manusia dituntut untuk dapat melaksanakan semua tugas dan tanggung jawabnya sebaik mungkin, bekerja dengan cepat, tepat pada harapan yang dituju dan bermanfaat bagi perkembangan perusahaan. Untuk menghasilkan produktivitas kerja awak kapal yang baik dan mempercepat pencapaian tujuan perusahaan secara efektif dan efisien.
Berdasarkan uraian di atas maka penulis tertarik untuk mengkaji lebih dalam dan mengemukakan dalam bentuk sebuah skripsi dengan judul : ”ANALISIS HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA AWAK KAPAL  MV. ASIA TIRTA 1601 PADA PT. ASIA TIRTA PERDA TAHUN  2010”

B.     Perumusan Masalah
1.      Identifikasi Permasalahan
Berdasarkan latar belakang judul penelitian di atas, maka identifikasi masalahnya adalah sebagai berikut :
a.       Disiplin kerja awak kapal yang belum optimal
b.      Produktivitas kerja awak kapal ada yang belum optimal
c.       Ketrampilan dan pengetahuan awak kapal yang terbatas
d.      Jam kerja awak kapal yang belum dipatuhi
2.      Pembatasan Masalah
Sehubungan keterbatasan waktu, dana dan teori-teori, agar penelitian dapat dilakukan secara lebih mendalam, maka tidak semua masalah yang telah diidentifikasikan dapat diteliti, untuk itu penulis memberi batasan masalah pada : pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda tahun 2010.
3.      Pokok Permasalahan
Berdasarkan pembatasan masalah di atas, maka penulis dapat merumuskan masalah sebagai berikut :
a.       Bagaimana disiplin kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda?
b.      Bagaimana produktivitas kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda?
c.       Bagaimana hubungan antara disiplin kerja terhadap produktivitas kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda?


C.    Tujuan dan Manfaat Penelitian
1.      Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah :
a.       Untuk mengetahui bagaimana disiplin kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda.
b.      Untuk mengetahui bagaimana produktivitas kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda.
c.       Mengetahui sejauh mana hubungan antara disiplin kerja terhadap produktivitas kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda.
2.      Manfaat Penelitian
a.       Bagi Penulis
Menambah khasanah dan wawasan ilmiah bagi penulis khususnya dalam hal sumber daya manusia. Disamping itu penelitian ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan akademis dalam rangka mendapat gelar Sarjana Ekonomi Tranportasi Laut program S1 di Sekolah Tinggi Manajemen Transpor Trisakti Jakarta.
b.      Bagi STMT dan Masyarakat
Sebagai sumbangan pemikiran dan sumber analisis kepada para pembaca, baik di lingkungan kampus STMT Trisakti, ataupun di luar kampus dalam memahami tentang hubungan disiplin kerja dan produktivitas dalam upaya penambahan referensi bagi mahasiswa dan masyarakat umum melalui perpustakaan STMT Trisakti Jakarta
c.       Bagi Perusahaan
Penelitian ini merupakan sumbangan pikiran dari penulis dalam rangka pengembangan manajemen perusahaan dan dapat dijadikan bahan masukan bagi perusahaan dalam menganalisis dan mengambil keputusan untuk menentukan kebijakan yang akan diambil berkenaan dengan produktivitas kerja pada PT Asia Tirta Perda.

D.    Metodologi Penelitian
1.      Metodologi Pengumpulan Data
a.    Penelitian Lapangan (Field Research)
                 Untuk memperoleh data primer melalui riset lapangan, maka penulis akan menggunakan teknik sebagai berikut :
1)   Angket
                     Yaitu pengumpulan data yang dilakukan dengan cara menyampaikan daftar pertanyaan tertulis untuk meminta keterangan atau jawaban dan informasi yang dibutuhkan, dari 30 responden. Dimana populasi dalam penelitian ini adalah seluruh awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda. Sampel adalah  bagian dari  populasi. Adapun sampel  yang diambil adalah sedikitnya 30 orang yang dianggap dapat mewakili awak kapal di PT Asia Tirta Perda.
            Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif  dalam bentuk angket dan data kuantitatif dalam bentuk skor jawaban responden pada setiap pernyataan angket.  Sedangkan sumber data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh penulis melalui kuesioner atau angket yang disebar kepada ABK secara acak (random).
2)   Observasi
Yaitu  dengan  melakukan  pengamatan   langsung  pada obyek  yang      diselidiki.
b.    Penelitian Kepustakaan (Library Research).
                 Agar skripsi ini tidak menyimpang jauh dari teori-teori yang ada dan untuk memperoleh data sekunder guna melengkapi data yang sudah tersedia, maka dalam riset kepustakaan ini penulis menggunakan beberapa literatur berupa buku-buku, majalah, jurnal, dan bahan pustaka lainnya.
2.      Metode Analisis Data
            Pada penelitian ini setiap butir pernyataan responden yang bersifat kualitatif akan diubah menjadi kuantitatif dengan menggunakan Skala Likert. Jawaban pernyataan diberikan bobot nilai yang berdasarkan skala 5 (lima), di mana pada variabel X (disiplin kerja) dan variabel Y (produktivitas kerja) setiap jawaban pernyataan mempunyai nilai sebagai berikut :

Tabel I.1
Bobot Nilai Jawaban Pertanyaan
Pilihan Jawaban
Singkatan
Bobot Nilai
Sangat Setuju
SS
5
Setuju
S
4
Ragu-ragu
RG
3
Tidak Setuju
TS
2
Sangat Tidak Setuju
STS
1
                    Sumber : Sugiyono, ( 2009 : 107 )
            Sedangkan teknik analisis data  yang akan digunakan penulis dalam mengolah data hasil survei adalah menggunakan perhitungan secara manual sebagai berikut  :
a.    Analisis regresi linier sederhana
Analisis ini digunakan untuk mengetahui pengaruh proporsional antara variabel disiplin kerja (X) terhadap variabel produktivitas kerja (Y). Menurut Sugiyono (2009 : 237) rumus regresi linear sederhana adalah sebagai berikut :


Y  =  a  +  bX
 
 

                                                 
                 Dimana :
                        X    =   Variabel bebas (disiplin kerja)
                        Y    =   Variabel terikat (produktivitas kerja)
                        a     =   Konstanta (bilangan tetap)
                        b     =   Koefisien regresi
                        n     =   Jumlah sampel
                 Adapun rumus untuk mencari nilai a dan b adalah :


b.    Analisis Koefisien Korelasi
Analisis ini digunakan untuk mengetahui kuat atau lemahnya pengaruh antara variabel X (disiplin kerja) dengan variabel Y (produktivitas kerja). Menurut Sugiyono (2009 : 238) rumus koefisien korelasi atau r adalah sebagai berikut :
                 Dimana :
                        n     =   Jumlah sampel
                        r      =   Koefisien korelasi
                        X    =   Variabel bebas (disiplin kerja)
                        Y    =  Variabel terikat (produktivitas kerja)
                 Untuk  dapat memberi interpretasi terhadap kuat - lemahnya hubungan tersebut, maka penulis menggunakan pedoman seperti yang tertera pada tabel berikut ini :

Tabel I.2
Interpretasi Tingkat Hubungan X dan Y
Interval Koefisien
Tingkat Hubungan
0,00 – 0,199
Sangat rendah
0,20 – 0,399
Rendah
0,40 – 0,599
Sedang
0,60 – 0,799
Kuat
0,80 – 1,000
Sangat Kuat
                Sumber : Sugiyono, ( 2009 : 214 )
                 Dengan demikian maka nilai r dinyatakan sebagai berikut :
1)        Jika r = 1 atau mendekati 1, maka hubungan antara variabel X dan variabel Y sangat kuat dan positif
2)        Jika r = -1 atau mendekati -1, maka hubungan antara variabel X dan variabel Y sangat kuat tetapi negatif
3)        Jika r = 0 atau mendekati 0, maka tidak ada hubungan antara variabel X dan variabel Y atau hubungannya sangat lemah.
c.    Analisis Koefisien Penentu ( KP )
Merupakan besarnya kontribusi atau sumbangan variabel X (disiplin kerja) terhadap variabel Y (produktivitas kerja awak kapal) dalam persentase dengan rumus sebagai berikut :
KP = r² . 100%
                 Dimana :
                        KP = Koefisien Penentu
                        r = Koefisien korelasi

d.   Uji Hipotesis
                 Digunakan untuk menguji apakah variabel X dan Y memiliki pengaruh yang signifikan atau tidak, di mana rumus yang digunakan adalah dengan uji satu arah dengan tahap-tahap sebagai berikut :
1)   Hipotesis awal
                     Ho: ρ = 0.           Artinya tidak ada hubungan positif antara variabel X dengan variabel Y
                     Ha : ρ > 0.          Artinya ada hubungan positif antara variabel X dengan variabel Y
                     Ha : ρ < 0.          Artinya ada hubungan yang negatif antara variabel X dengan variabel Y
2)   Rumus Uji Korelasi
Pengujian hipotesis dilakukan dengan cara membandingkan nilai thitung dengan ttabel. Untuk menghitung nilai thitung digunakan rumus sebagai berikut :
3)   Untuk mengetahui nilai ttabel digunakan tabel distribusi t pada taraf kesalahan α = 0,050 dk = n – 2.


                                    0               t(α;n-2)
 





4)   Membandingkan t table dengan t hitung
a)      Jika t hitung < t tabel maka Ho diterima dan Ha ( H1 ) ditolak, artinya hipotesis atau dugaan sementara tidak terbukti.
b)      Jika t hitung > t tabel maka Ho ditolak dan Ha ( H1 ) diterima, artinya hipotesis atau dugaan sementara terbukti benar.

E.     Hipotesis
Berdasarkan perumusan masalah yang ada, maka penulis memberikan hipotesis awal, yaitu diduga terdapat hubungan antara disiplin kerja terhadap produktivitas kerja awak kapal MV. Asia Tirta 1601 pada PT Asia Tirta Perda.

F.     Sistematika Penulisan Skripsi
Sistematika penulisan skripsi ini secara keseluruhan disiapkan dalam lima Bab, dengan sistematika sebagai berikut :

BAB I :     PENDAHULUAN

Dalam bab ini menguraikan latar belakang masalah, perumusan masalah, yang meliputi identifikasi masalah, pembatasan masalah dan pokok masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metodologi penelitian, hipotesis serta sistematika penulisan skripsi.

BAB II :   LANDASAN TEORI

Dalam bab ini akan dibahas mengenai teori yang berkenaan dengan permasalahan yang akan dibahas, yaitu teori tentang manajemen sumber daya manusia, disiplin dan produktivitas.

BAB III : GAMBARAN UMUM PT ASIA TIRTA PERDA

Dalam bab ini mengenai gambaran umum PT Asia Tirta Perda yang berisi sejarah singkat perusahaan, organisasi dan manajemen serta kegiatan usaha operasinya.

BAB IV : ANALISIS DAN PEMBATASAN

Pada bab ini akan dibahas dan di analisis  mengenai disiplin awak kapal, analisis produktivitas kerja awak kapal dan analisis pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas awak kapal.

BAB V :   PENUTUP

Merupakan bab terakhir berisi kesimpulan dari seluruh analisis dan pembahasan, serta saran-saran penulis, yang disesuaikan dengan tujuan dan kegunaan penelitian yang telah ditentukan dalam bab I.









 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar