Selasa, 08 Februari 2011

tugas mandiri pengertian(diskusi,seminar,simposium,sarasehan,lokakarya,musyawarah,kolokium) waladil habibi

Belum Diperiksa
Diskusi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Sedang ada Konferensi "Together for the Gospel" pada Bulan April 2006
siswa SMP sedang berdiskusi
Diskusi
mereka/kelompok tersebut berupa salah satu
pemahaman yang
berkembang dan diperbincangkan yang pada akhirnya akan menghasilkan suatu pemahaman dari topik tersebut.
adalah sebuah interaksi komunikasi antara dua orang atau lebih/kelompok. Biasanya komunikasi antarailmu atau pengetahuan dasar yang akhirnya akan memberikan rasabaik dan benar. Diskusi bisa berupa apa saja yang awalnya disebut topik. Dari topik inilah diskusi
[
sunting]Macam- macam Diskusi
1. Seminar
Pertemuan para
pakar yang berusaha mendapatkan kata sepakat mengenai suatu hal[1].
2. Sarasehan/Simposium
Pertemuan yang diselenggarakan untuk mendengarkan pendapat prasaran
hal/masalah dalam bidang tertentu
para ahli mengenai suatu[1].
3. Lokakarya/Sanggar Kerja
Pertemuan yang membahas suatu
karya[1].
4. Santiaji
Pertemuan yang diselenggarakan untuk memberikan pengarahan singkat menjalang pelaksanaan
kegiatan[1].
5. Muktamar
Pertemuan para wakil
organisasi mengambil keputusan mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama[1].
6. Konferensi
Pertemuan untuk berdiskusi mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama
[1].
7. Diskusi Panel
Diskusi yang dilangsungkan oleh
seorang
panelis dan disaksikan/dihadiri oleh beberapa pendengar, serta diatur olehmoderator[1].
8. Diskusi Kelompok
Penyelesaian masalah dengan melibat kan kelompok-kelompok kecil
[1].
[
sunting]Referensi
1.
^ a b c d e f g h Situs Bahasa (diakses pada tanggal 25 Desember 2009)
Kategori
: Komunikasi | Semantik
Musyawarah
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Belum Diperiksa
Musyawarah
tertulis dalam
kebebasan politik.
adalah proses Ai atau berembuk yang mempertimbangkan semua sisi dari sebuah isu. Kata ini sering berkonotasi politik karenaUndang-Undang Dasar 1945 dan sering dipergunakan oleh pemerintah Suharto semasa orde baru sebagai retorika mengontrol
[
sunting]Politik Indonesia
Musyawarah merupakan salah satu asas dasar negara Indonesia yang membedakannya dari negara-negara lain. Musyarawah tercantum di
dalam sila keempat dari
yang berbeda pendapat sehingga
menemukan keputusan tunggal.
Musyawarah sering ditampilkan sebagai alternatif dari "pengambilan suara" atau "voting". Penggunaan sistem pemungutan suara ditakutkan
oleh bapak-bapak bangsa akan menimbulkan
perselisihan negara dan tidak sesuai dengan
Bersama-sama dengan
Indonesia
Pancasila. Musyawarah untuk mufakat pada dasarnya merupakan kesepahaman atau kata sepakat antara pihak-pihakpemungutan suara dapat dihindarkan dan diharapkan semua pihak yang berbeda pendapat dapatpenindasan oleh mayoritas baik oleh suku, agama, kepercayaan, bahasa, dll. dan menimbulkanBhineka Tunggal Ika.gotong royong, santun, Pancasila, hukum adat, ketuhanan, dan kekeluargaan, musyawarah menjadi dasar Filsafatseperti yang dikemukakan oleh M. Nasroen
[
sunting]Makna politik Orde Baru
Pada saat Orde Baru, pemerintahan
sidang MPR untuk memasukan keputusan-keputusan kepemerintahan yang diinginkan. Secara praktis musyawarah adalah pemungutan suara
terbuka
Suharto sering bersikeras menghindari pemungutan suara dan memaksakan "musyawarah" terutama didimana seorang penguasa mengintimidasi orang orang yang pendapatnya tidak sejalan kehendak penguasa.[rujukan?]
Secara pendek kata "musyawarah" dalam konteks politik Orde Baru berarti memaksa peserta rapat untuk menerima keputusan penguasa atau
kelompok yang berkuasa. Musyawarah secara halus berarti intimidasi, menekan atau mendesak.
[rujukan?]
Kolokium
Dari Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas.
Dalam akademik,
kerjanya kepada rakan yang berkerja dalam bidang berdekatan.
soalan dan menilai kerja yang dibentangkan. Kolokium juga menyediakan para sarjana ilham bagi memulakan ilham
tahap baru.
Dari segi undang-undang,
tegaskan bahawa tuduhan itu melibatkan dirinya.
kolokium lazimnya mengandungi satu syarahan yang diberikan oleh ahli komuniti akademik tentang[1] Para pendengar dijangkakan untuk menanyakankolokium adalah sebahagian daripada rungutan bagi fitnah atau tuduhan palsu yang plaintif[2]
[
sunting]Rujukan
Baru kali ini saya mengikuti kolokium mahasiswa. Tujuan kolokium adalah menguji kesiapan mahasiswa untuk
mengerjakan skripsi sesuai dengan judul yang diajukannya. Selain itu kolokium juga digunakan untuk menentukan
apakah judul tersebut layak untuk dijadikan skripsi?
Beberapa kriteria suatu penelitian layak diangkat menjadi skripsi adalah:
1. Belum ada yang meneliti topik tersebut (lingkupnya ?)
2. Membahas mengenai suatu hal yang baru, atau inovasi baru, atau metode baru
3. Sesuai kaidah penelitian ilmiah, mahasiswa perlu menegaskan apa yang akan diteliti, metode apa yang
digunakan, lalu bagaimana cara menguji hasil penelitian tersebut.
Tadi sebagian besar mengajukan judul Sistem Pakar. Beberapa terbentur di masalah “Sistem Pakar” itu sendiri,
karena ternyata topik bahasan Sistem Pakar itu jauh lebih rumit dari sekadar mencari solusi dari sederetan jawaban.
Ada mahasiswa yang mengajukan hal sederhana, tapi menarik untuk diteliti, metode penelitiannya juga jelas.

Diskusi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar